Jumat, 17 Juli 2009
Kamis, 16 Juli 2009
15 Cara Redakan Stress
Dalam kehidupan modern setiap hari sarat dengan segala tuntutan dan permasalahan, ditambah berbagai beban hidup, membuat stress sepertinya jadi sesuatu yang tak terelakkan. Tekanan demi tekanan semacam itu jika dibiarkan akan sangat mengganggu secara psikologis. Namun, ada banyak cara untuk meredakan stress, simak 15 tips yang kami sampaikan berikut ini.
1. Ambil Jeda
Saat Anda menyadari mulai merasakan tekanan, hentikan apapun yang tengah Anda kerjakan dan katakan dalam hati pada diri Anda sendiri 'tenang.'
2. Atur Tarikan Nafas
Tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan dengan perlahan, konsentrasikan pada gerakan diafragma Anda. Lakukan ini dua atau tiga kali hingga Anda mulai merasa terkendali.
3. Redakan Ketegangan
Jika Anda sedang duduk, berdirilah dan lakukan perenggangan yang lembut seleber yang Anda mampu. Gerakan tangan dan lengan Anda bergantian, lalu angkat bahu dan buat tubuh Anda merasa rileks.
4. Bergeraklah
Lakukan jalan cepat, meski itu hanya jalan-jalan di seputar ruangan atau kamar mandi, hal ini berguna untuk membantu melancarkan aliran darah. Bergerak secara teratur ini dapat membantu membakar efek negatif dari hormon stress.
5. Berteriak Dan Menjerit
Pergilah ke sebuah tempat yang pribadi dan menjerit atau berteriak sekeras yang Anda bisa. Ini dapat juga dipakai untuk terapi pereda stress. Beberapa orang menemukan memukul bantal sekeras mungkin dapat membantu.
6. Terapi Esensial Bunga
Letakan beberapa tetes sari bunga, seperti Bach Rescue Remedy, Jan de Vries Emergency
Essence atau Australian Bush Flower Emergency Essence, di lidah Anda.
7. Berpikirlah Positif
Pilih sesuatu yang layak, sebuah pemikiran pribadi yang positif - seperti misalnya 'Aku merasakan tekanan positif, bukan stress yang negative' - dan ulangi secara teratur pada diri Anda sendiri.
8. Santap Makanan Sehat
Jalani diet makanan sehat dan jangan tergoda untuk makan berlebih. Santap makanan kecil yang sehat, seperti buah kering, biscuit gandung untuk membantu memperbaiki kadar gula Anda.
9. Dengarkan Musik
Mendengarkan irama musik yang lembut dapat membantu Anda lebih tenang. Suara alam seperti rekaman debur ombak, kicau burung, atau suara air yang mengalir sangat idela.
10. Pertegas Diri Anda
Belajarlah untuk bersikap lebih tegas. Berkata 'Tidak' untuk permintaan yang tak masuk akal akan membantu Anda mengurangi tekanan.
11. Terorganisir
Mulai atur kehidupandan waktu Anda secara efektif. Buat Prioritas sehingga Anda dapat mengatasi tekanan dalam satu waktu.
12. Beri Pujian Pada Orang Lain
Buat sebuah poin dengan memberi pujian secara tulus pada orang lain di sekitar Anda. Jika Anda mampu membuat mereka merasa nyaman dengan diri sendiri memberi efek positif pada Anda juga.
13. Tertawa
Tonton komedi, tertawalah bersama teman Anda, atau kunjungi website yang khusus menyediakan lelucon - tertawa merupakan penawar luar biasa bagi stress.
14. Temukan Ketenangan Dari Dalam
Visualisasi atau meditasi dapat membantu Anda menemukan sebuah ketenangan dari dalam pada saat di sekeliling Anda dipenuhi tekanan dan kegaduhan.
15. Konsumsi Vitamin dan Suplemen
Anda mungkin butuh grup vitamin B, dan antioksidan semacam vitamin C dan E pada saat-saat penuh tekanan. Suplemen probiotik dapat juga membantu Anda mengatasi stress.
1. Ambil Jeda
Saat Anda menyadari mulai merasakan tekanan, hentikan apapun yang tengah Anda kerjakan dan katakan dalam hati pada diri Anda sendiri 'tenang.'
2. Atur Tarikan Nafas
Tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan dengan perlahan, konsentrasikan pada gerakan diafragma Anda. Lakukan ini dua atau tiga kali hingga Anda mulai merasa terkendali.
3. Redakan Ketegangan
Jika Anda sedang duduk, berdirilah dan lakukan perenggangan yang lembut seleber yang Anda mampu. Gerakan tangan dan lengan Anda bergantian, lalu angkat bahu dan buat tubuh Anda merasa rileks.
4. Bergeraklah
Lakukan jalan cepat, meski itu hanya jalan-jalan di seputar ruangan atau kamar mandi, hal ini berguna untuk membantu melancarkan aliran darah. Bergerak secara teratur ini dapat membantu membakar efek negatif dari hormon stress.
5. Berteriak Dan Menjerit
Pergilah ke sebuah tempat yang pribadi dan menjerit atau berteriak sekeras yang Anda bisa. Ini dapat juga dipakai untuk terapi pereda stress. Beberapa orang menemukan memukul bantal sekeras mungkin dapat membantu.
6. Terapi Esensial Bunga
Letakan beberapa tetes sari bunga, seperti Bach Rescue Remedy, Jan de Vries Emergency
Essence atau Australian Bush Flower Emergency Essence, di lidah Anda.
7. Berpikirlah Positif
Pilih sesuatu yang layak, sebuah pemikiran pribadi yang positif - seperti misalnya 'Aku merasakan tekanan positif, bukan stress yang negative' - dan ulangi secara teratur pada diri Anda sendiri.
8. Santap Makanan Sehat
Jalani diet makanan sehat dan jangan tergoda untuk makan berlebih. Santap makanan kecil yang sehat, seperti buah kering, biscuit gandung untuk membantu memperbaiki kadar gula Anda.
9. Dengarkan Musik
Mendengarkan irama musik yang lembut dapat membantu Anda lebih tenang. Suara alam seperti rekaman debur ombak, kicau burung, atau suara air yang mengalir sangat idela.
10. Pertegas Diri Anda
Belajarlah untuk bersikap lebih tegas. Berkata 'Tidak' untuk permintaan yang tak masuk akal akan membantu Anda mengurangi tekanan.
11. Terorganisir
Mulai atur kehidupandan waktu Anda secara efektif. Buat Prioritas sehingga Anda dapat mengatasi tekanan dalam satu waktu.
12. Beri Pujian Pada Orang Lain
Buat sebuah poin dengan memberi pujian secara tulus pada orang lain di sekitar Anda. Jika Anda mampu membuat mereka merasa nyaman dengan diri sendiri memberi efek positif pada Anda juga.
13. Tertawa
Tonton komedi, tertawalah bersama teman Anda, atau kunjungi website yang khusus menyediakan lelucon - tertawa merupakan penawar luar biasa bagi stress.
14. Temukan Ketenangan Dari Dalam
Visualisasi atau meditasi dapat membantu Anda menemukan sebuah ketenangan dari dalam pada saat di sekeliling Anda dipenuhi tekanan dan kegaduhan.
15. Konsumsi Vitamin dan Suplemen
Anda mungkin butuh grup vitamin B, dan antioksidan semacam vitamin C dan E pada saat-saat penuh tekanan. Suplemen probiotik dapat juga membantu Anda mengatasi stress.
Rabu, 01 Juli 2009
FAKTA UNIK MENGENAI "SI PUSS"

Siapa sih yang tidak mengenal dengan makhluk nan
gemes ini. Mulai dari kucing kampung yang sering
nyolong ikan asin hingga kucing model persia yang
dimanja dan sering pergi ke salon..kaya aku nih..Hwehehehe...!!
Perilakunya pun sangat menggemaskan.
Hewan ini sangat kooperatif dengan manusia.
Namun ternyata dibalik lucu dan gemesnya makhluk ini, ternyata
menyimpan satu potensi bahaya yang cukup besar. Si Puss ini
ternyata bisa menjadi media yang tepat dalam menyebarkan
sejumlah bibit penyakit dan virus. Mulai dari tokso hingga yang
namanya rabies yang sangat mengerikan. (uups..kecuali aku ya..)
Untuk menambah pengetahuan kita semua, berikut ini adalah sejumlah fakta unik yang
patut kita simak:
1. Tahukah kamu, kucing (Felis silvestrid-catus), terutama kucing
rumah adalah salah satu hewan predator paling hebat di
dunia. Kucing ini mampu membunuh dan atau memakan
beberapa ribu species, mengalahkan kucing besar (seperti
singa, harimau, dan sejenisnya) yang hanya mampu
memangsa kurang dari 100 species. Namun karena ukurannya
terbilang kecil, maka tidak berbahaya bagi manusia
(syukurlah...). Namun tetap saja sangat berbahaya apabila
kucing ini terinfeksi rabies.
2. Kucing telah berasosiasi dengan kehidupan manusia
sekurangnya sejak 3500 tahun yang lalu. Ketika itu orang
Mesir kuno telah menggunakan kucing untuk mengusir hama
tikus dan hewan pengerat lainnya dari hasil panen mereka.
Namun, percaya atau tidak, di dunia ini hanya terdapat 1%
populasi kucing di dunia yang termasuk galur murni atau kucing
ras. Sisanya adalah kucing hasil pencampuran dari berbagai
ras atau biasa yang kita sebut sebagai kucing kampung.
Karena itu, kucing ras termasuk kucing yang paling sering
dicari dan mahal harganya.
3. Di Indonesia, suara kucing sering ditulis dengan kata "Meong".
Dalam bahasa Inggris yang digunakan di Amerika, suara
kucing sering ditulis dengan "Meow". Di negara Inggris sendiri,
suara kucing ditulis "Miaow". Kalau bahasa Jepang sering
ditulis dengan kata "Nya".
4. Kucing biasanya memiliki berat badan antara 2,5 hingga 7 kg
dan jarang melebihi 10 kg, kecuali diberi makan berlebih, si
pussy bisa mencapai berat badan 23 kg. Dalam penangkaran,
kucing dapat hidup selama 15 hingga 20 tahun, dimana kucing
tertua pernah diketahui berusia 36 tahun! Kucing liar yang
hidup di lingkungan urban modern hanya mampu hidup selama
2 tahun atau bahkan kurang dari itu.
5. Kucing termasuk hewan yang sangat bersih. Mereka sering
merawat diri dengan menjilati rambut mereka. Saliva atau air
liur mereka adalah agen pembersih yang kuat. tapi dapat
memicu alergi pada manusia. Kadangkala kucing
memuntahkan semacam hairball atau gulungan rambut yang
terkumpul di dalam perutnya. Sementara itu kucing dapat
menyimpan energi dengan cara tidur lebih sering ketimbang
hewan lain. Lama tidur kucing bervariasi antara 12 - 16 jam per
hari, dengan angka rata-rata 13 - 14 jam. Tapi tidak jarang
dijumpai kucing yang tidur selama 20 jam dalam satu hari!
6. Percaya atau tidak, di abad pertengahan kucing dianggap
berasosiasi dengan penyihir dan sering dibunuh dengan cara
dibakar dan dilempar dari tempat tinggi. Sejumlah ahli sejarah
percaya bahwa wabah Black Death atau wabah pes menyebar
dengan cepat di Eropa pada abad ke-14 akibat tahyul itu. Hal
itu disebabkan banyaknya pembunuhan kucing yang dilakukan
sehingga meningkatkan populasi tikus yang membawa wabah
pes tersebut.
Sumber:
http://www.wikipedia.org
Langganan:
Postingan (Atom)